KAJEN – Sesuai dengan berita sebelumnya bahwa beberapa wilayah di Provinsi Jawa Tengah berpotensi curah hujan tinggi disertai petir, adapun perkiraan dari BMKG bahwa termasuk wilayah Kabupaten Pekalongan untuk akhir tahun 2021 ini sudah memasuki musim penghujan sehingga beberapa kali terjadi beberapa bencana alam.”Terkait dengan musim penghujan nanti puncaknya sesuai dengan perkiraan BMKG akan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2022.” Kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo, Senin (13/12/2021).
Wilayah Kabupaten Pekalongan yang berpotensi bencana longsor didominasi oleh wilayah yang berada di selatan Kabupaten Pekalongan yaitu Kecamatan Petungkriyono, Kecamatan Paninggaran, Kecamatan Lenakbarang, Kecamatan Kandangserang, Kecamatan Foto, Kecamatan Kajen, Kecamatan Karanganyar, dan Kecamatan Kesesi. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Pekalongan yang berpotensi banjir ada di wilayah utara, yaitu Kecamatan Siwalan, Kecamatan Wonokerto, Kecamatan Wiradesa, dan Kecamatan Tirto.
BMKG Kabupaten Pekalongan menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati apabila hujan turun ketika masyarakat sedang beraktivitas, kemudian masyarakat dimohon untuk mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan di sekitarnya termasuk juga selokan-selokan disekitar rumahnya.Kemudian untuk masyarakat yang ada di daerah pegunungan juga dimohon untuk mengadakan kegiatan gotong royong mengecek apakah ada retakan-retakan tanah di sekitarnya, apabila ada teratakan tanah, masyarakat bisa gotongroyong untuk menutupi retakan tersebut.
BPBD Kabupaten Pekalongan sudah melakukan antisipasi bencana dengan mempersiapkan peralatan dan personil dari BPBD untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, selain itu BPBD Kabupaten Pekalongan juga sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan jajaran instansi terkait kebencanaan, kemudian juga sudah melaksanakan apel kesiapsiagaan bencana dengan instansi bencana terkait serta melakukan koordinasi dengan para relawan serta instansi terkait untuk bekerjasama menangani apabila terjadi bencana.
Budi menambahkan “Harapan kami, atas nama BPBD Kabupaten Pekalongan mengharapkan Kabupaten Pekalongan dijauhkan dari segala bencana, baik itu bencana alam maupun bencana non alam yaitu covid 19.” Imbuhnya.